logo

reklam
24 July 2013

Kebijakan Manusiawi : Pemkot Depok Fasilitasi PKL yang Digusur PT KAI

nur mahmudiInfo Islami, DEPOK - Perjuangan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) untuk membela nasib pedagang yang digusur PT Kereta Api Indonesia (KAI) berbuah manis. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bersedia memfasilitasi para pedagang.

Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail mengatakan penggusuran pedagang di area stasiun kereta api bukan otoritas Pemkot, melainkan kebijakan internal PT KAI.

“Mungkin hal tersebut dilakukan untuk membuat area stasiun lebih tertata dan untuk meningkatkan kinerja lebih baik dari PT KAI, serta optimalisasi sistem tiket elektronik,” tuturnya di Balai Kota Depok, Rabu (24/07/2013).

Pemkot, kata dia, pemerintah melalui Dinas Koperasi, UMKM dan Pasar dapat membantu menempatkan pedagang korban penggusuran di kios pasar tradisional atau lapak yang tersedia di pasar segar.

Pedagang dapat menyewa tempat dengan harga cukup terjangkau. “Saat ini beberapa pasar segar terdapat di wilayah Cinere, Tole Iskandar, dan Grand Depok City,” ungkapnya.

Pedagang diberi waktu beberapa bulan gratis biaya sewa Namun harus berkoordinasi dengan pemilik kios.

“Pemerintah juga menginformasikan kepada pedagang akan salah satu solusi kredit untuk pedagang kecil yaitu, KCR (kredit cinta rakyat) atau Kredit Usaha Rakyat (KUR), salah satu produk Bank Jabar Banten (BJB),” tutupnya. (okezone)

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
Etiketler: »
Share
  • Post a comment

    Threaded commenting powered by interconnect/it code.